Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baaz rahimahullah berkata,

السنة للمؤمن أن يتحرّى لكلامه، وأن يقتصد في كلامه، فإن كان كلامه فيه فائدة تكلّم، وإلا أمسك، هذا هو المشروع للمؤمن

“Yang sunnah bagi seorang mu’min adalah berpikir sebelum berbicara dan tidak berlebihan dalam berucap. Jika materi yang akan dia bicarakan bermanfaat maka ia berbicara dan jika tidak maka diam saja. Seperti inilah yang disyari’atkan bagi seorang mu’min.” (Syarah Kitab Al Jami’, hlm. 99)

— Ma’had Darus Salaf, Bontang @ Kutai Timur
— Hari Ahadi, (14:03) 12 Jumadil Akhir 1440 / 17 Februari 2019

Al Allamah Ibnu Baaz rahimahullah berkata,

فإذا اقتصد في الأكل والشرب كان هذا من باب الزهد والورع، حتى لا يقع فيما لا ينبغي

“Jika seseorang sederhana [ tidak berlebihan ] dalam urusan makan dan minum; maka ini masuk dalam bentuk zuhud dan wara’ sehingga dia tidak jatuh dalam hal yang tidak sepantasnya.” (Syarah Kitab Al Jami’, hlm. 96)

— Ma’had Darus Salaf, Bontang @ Kutai Timur
— Hari Ahadi, (12:19) 12 Jumadil Akhir 1440 / 17 Februari 2019

Al Allamah Abdul Aziz bin Baaz rahimahullah mengatakan,

فالوطن في الحقيقة هي الجنة، وهي وطننا ومحلّ أبينا سابقًا، فالواجب التأهب للانتقال إليها والعودة إليها، والله المستعان

“Negeri yang sesungguhnya ialah surga. Itulah negeri kita. Tempat tinggal ayah kita dulu [ Nabi Adam ]. Kita wajib bersiap diri untuk berpindah dan kembali ke sana. Hanya pada Allah kita mohon pertolongan.” (Syarah Kitab Al Jami’, hlm. 85)

— Jalur Masjid Agung @ Kota Raja
— Hari Ahadi, (14:35) 11 Jumadil Akhir 1440 / 16 Februari 2019