HUKUM MAKAN BARENG ORANG KAFIR

Asy-Syaikh Ibnu Baaz rahimahullah menyatakan,

ليس الأكل مع الكافر حراما إذا دعت الحاجة إلى ذلك أو لمصلحة شرعية، لكن لا تتخذهم أصحابا فتأكل معهم من غير سبب شرعي أو مصلحة شرعية ولا تؤانسهم، وتضحك معهم، ولكن إذا دعت إلى ذلك حاجة كالأكل مع الضيف أو ليدعوهم إلى الله ويرشدهم إلى الحق أو لأسباب أخرى شرعية فلا بأس

“Makan bersama dengan orang kafir tidak haram ketika memang diperlukan atau saat ada maslahat syar’inya.

Tapi jangan menjadikan mereka sebagai sahabat dekat hingga makan-makan bersama mereka tanpa tujuan atau maslahat syar’i, bersenang-senang dan tertawa bersama mereka.

Tapi saat memang diperlukan seperti ketika makan bersama tamu, atau dengan tujuan mengajak mereka kepada Allah, atau untuk mengarahkan mereka pada kebenaran, atau alasan-alasan syar’i lainnya maka tidak masalah.” (Majmu’ Fatawa, XXIII/37-38)

— Ma’had Darus Salaf @ Bontang [ Kutai Timur ]
— Hari Ahadi, (15:19) 13 Sya’ban 1440 / 20 April 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *