KENCING BERDIRI ATAU DUDUK

Al-Allamah Muhammad Nashirudin Al-Albani rahimahullah menyatakan,

لم يثبت في النهي عنه شيء كما قال الحافظ ابن حجر، والمطلوب تجنب الرشاش فبأيها حصل بالقيام أو القعود وجب

“Tidak ada satu riwayat shahih pun yang melarang dari kencing dengan berdiri sebagaimana dinyatakan oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar. Yang jadi inti ialah agar menghindari percikannya. Manapun, baik dengan berdiri atau duduk yang bisa menghindarkannya dari percikan maka cara itulah yang wajib dia ambil.” (Jami’ Turats Al-Allamah Al-Albani fil Fiqh, I/136)

— Jalur Masjid Agung @ Kota Raja
— Hari Ahadi, (09:19) 23 Sya’ban 1440 / 29 April 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *