LIHAT KONDISI SEBELUM BERTANYA BANYAK HAL PADA ORANG SAKIT

Terkadang sebagian pihak mengira bahwa banyak bertanya tentang berbagai hal termasuk bentuk kepedulian kepadanya.

Dan tentu saja kondisinya tidak melulu seperti itu, terlebih jika kondisinya sedang kurang nyaman disebabkan sakit.

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin rahimahullah mengatakan,

واعلم أن العلماء – رحمهم الله – ذكروا لعيادة المريض آداباً منها: ألا يكثر العائد لمريض محادثته بالسؤال عن حاله وعن نومه وأكله وشربه وما أشبه ذلك، إلا إذا كان يأنس بهذا ويُسر به، أما إذا كان يتضجر ولا يحب أن يكثر أحد الكلام معه كما هو حال بعض المرضي، فإنك لا تتبع مع الكلام ولا تضجره بالمساءلات

“Ketahuilah! Sesungguhnya ulama telah menyebutkan sejumlah adab saat menjenguk orang sakit. Di antaranya, tidak banyak menanyakan tentang kondisinya, tidurnya, makannya, minumnya, dan lain-lain.

Kecuali jika dia merasa senang bila ditanyakan tentang hal-hal itu.

Sedang bila dia merasa tidak nyaman dan tidak suka jika banyak diajak bicara -sebagaimana ini kondisi sebagian orang sakit- maka jangan banyak berbicara dengan dia dan bertanya-tanya.” (Syarah Riyadhus Shalihin, II/595)

— Masjid Al Istiqamah @ Balikpapan
— Hari Ahadi, (11:58) 05 Jumadil Akhir 1440 / 10 Februari 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *