SAAT ALLAH MEMBATASI RIZKI KITA BOLEH JADI ITU UNTUK MENJAGA AGAMA KITA

Asy-Syaikh Muhammad Al-‘Utsaimin rahimahullah mengatakan,

ونحن نشاهد أن الغنى يكون سببا للفساد والعياذ بالله ، تجد الإنسان في حال فقره مُخبتا إلى الله، مُنيبًا إليه، مُنكسر النّفس، ليس عنده طغيان، فإذا أمده الله بالمال ؛ استكبر – والعياذ بالله ـ وأطغاه غناه .

“Betapa kita menyaksikan langsung bahwa kekayaan dapat jadi penyebab seseorang rusak, wal ‘iyaadzu billaah. Ada orang yang kamu lihat saat dia masih susah taat pada Allah, selalu kembali pada-Nya, hatinya halus, dan ia tidak angkuh. Namun ketika Allah beri padanya harta yang lebih –wal ‘iyaadzu billaah– lantas ia jadi sombong dan angkuh karena hartanya.” (Syarah Riyadhus Shalihin, II/41)

Jalur Masjid Agung @ Kota Raja
Hari Ahadi, (11:54) 06 Ramadhan 1440 / 11 Mei 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *