SEMUA KEUNTUNGAN AKAN DIDAPAT OLEH SEORANG YANG BERDOA

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:

ليس شيءٌ أكرمَ على الله تعالى من الدُّعاء

“Tidak ada sesuatu pun yang lebih mulia di sisi Allah melebihi doa.” -HASAN- (Shahih At-Targhib, 1629) HR. At-Tirmidzi (3370), Ibnu Majah (3829)

Asy-Syaikh Al ‘Utsaimin rahimahullah mengatakan:

“Hendaklah diketahui, bahwa terkadang Allah belum mengabulkan permohonan para hamba demi kebaikan mereka sendiri. Hingga mereka mengulang-ulang doanya dan memurnikan permohonan hanya pada Allah.

Doa pada zatnya adalah ibadah yang mendekatkan seseorang pada Allah. Dan menanti kelapangan (pengabulan) juga ibadah! Yang mana ini menjadikan hati seseorang terikat pada Rabb-nya.

Betapa banyak orang yang kian bertambah imannya ketika diakhirkan pengabulan doanya, dan jadi makin bertambah rasa bersandar dan rasa butuhnya kepada Allah.

Tidak layak bagi seorang hamba untuk lelah (dalam berdoa) dan buru-buru dengan mengatakan, ‘Aku sudah berdoa dan berdoa! Tapi tidak dikabulkan’.

Bahkan hendaklah dia terus meminta dan memelas berulang-ulang, lagi dan lagi. Sebab orang yang berdoa tidak akan rugi sama sekali!

Karena Allah bisa jadi akan mengabulkan doanya nanti, atau Dia hindarkan kejelekan yang lebih besar daripada kondisinya saat itu, atau Allah menjadikan Doa itu sebagai pahala yang Dia simpankan bagi si hamba pada hari kiamat.” (Fatawa Nuur ‘alad Darb, XII/64)

Maka janganlah merasa berat untuk memohon apapun yang kita inginkan pada Allah di waktu dan kondisi-kondisi mustajab. Antara adzan dan qamat, sepertiga malam terakhir, ketika safar, saat hujan, di saat sujud, dll.

— Jalur Masjid Agung @ Kota Raja
— Hari Ahadi, (13:54) 09 Rabi’ul Akhir 1440 / 17 Desember 2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *