![]() |
| YANG KHAS DARI SAFAR [Bag. 1] |
1. Dalam safar seseorang merasakan siksaan. Satu orang dengan yang lain berbeda-beda dalam hal ini.
• Nabi Muhammad ﷺ bersabda,
السَّفَرُ قِطْعَةٌ مِنَ الْعَذَابِ، يَمْنَعُ أَحَدَكُمْ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ وَنَوْمَهُ
“Safar adalah potongan adzab. Seseorang jadi terhalang dari makan, minum, dan tidur nyamannya.” HR. Al Bukhari (1804) dan Muslim (1927)
▪️ Imam Nawawi menerangkan,
مَعْنَاهُ يَمْنَعُهُ كَمَالَهَا وَلَذِيذَهَا لِمَا فِيهِ مِنَ الْمَشَقَّةِ وَالتَّعَبِ وَمُقَاسَاةِ الْحَرِّ وَالْبَرْدِ وَالسُّرَى وَالْخَوْفِ وَمُفَارَقَةِ الْأَهْلِ وَالْأَصْحَابِ وَخُشُونَةِ الْعَيْشِ
“Maknanya, ketika safar seseorang jadi terhalangi dari menikmati hal-hal yang tersebut (dalam hadits) secara sempurna. Karena dalam safar terdapat kesulitan, penat, berhadapan dengan panas dan dingin, berjalan dalam gelapnya malam, rasa cemas, terpisah dengan keluarga dan teman-teman, juga merasakan kerasnya kehidupan.” (Syarah Shahih Muslim, XIII/70)
— Jalur Masjid Agung @ Kota Raja
— Hari Ahadi [Rangkaian pembahasan Bekal Muslim dalam Perjalanan]
![YANG KHAS DARI SAFAR [Bag. 1]](https://www.nasehatetam.net/wp-content/uploads/2021/12/pradeep-charles-e7I2ZWV7I5I-unsplash-scaled.jpg)