Asy-Syaikh Abdul Aziz As-Salman rahimahullah berkata,

التربية البيتية أبلغ في نفوسهم من التربية المدرسية

“Pendidikan yang dilakukan di rumah jauh lebih memberikan manfaat di hati anak-anak daripada pendidikan di sekolah.” (Iyqazhu Ulil Himam, hlm. 74)

Agar jangan ada orangtua yang lepas tangan dengan pendidikan anaknya karena merasa sudah menyekolahkan anaknya di pondok pesantren yang baik, misalnya. Hanya pada Allah kita mohon pentunjuk.

— Jalur Masjid Agung @ Kota Raja
— Hari Ahadi, (06:42) 01 Rajab 1440 / 08 Maret 2019

Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baaz rahimahullah berkata,

وأن يعوّد نفسه العفو والصفح والإحسان والجود والكرم

“Hendaklah seseorang membiasakan dirinya untuk memaafkan, berlapang dada, berbuat baik, dermawan, dan murah hati.” (Syarah Kitab Al-Jami’, hlm. 126)

— Ma’had Ibnul Mubarak @ Kota Tepian
— Hari Ahadi, (20:07) 25 Jumadil Akhir 1440 / 01 Maret 2019

Al-Allamah Ibnu Baaz rahimahullah menyatakan,

وتجويع المماليك من الأرقاء أو البهائم تجويعها أو ضربها بغير موجب أو ما أشبه ذلك من الأذى أمر ممنوع

“Membuat lapar sesuatu yang kita miliki baik itu budak atau hewan, memukulnya tanpa alasan, atau bentuk gangguan lainnya merupakan hal yang terlarang!” (Syarah Kitab Al-Jami’, hlm. 146)

— Ma’had Ibnul Mubarak @ Kota Tepian
— Hari Ahadi, (20:20) 25 Jumadil Akhir 1440 / 01 Maret 2019

Asy-Syaikh Abdul Aziz As-Salman rahimahullah berkata,

القدوة مُعلم يُفيد بلا لسَان بإذن الله ومرشد ناصح من غير بيان.. والناس مائلون دائماً إلى أن يَتَعَلَّمُوا بعيونهم أكثر مما يَتَعَلَّمُونَ بآذانهم

“Memberi contoh teladan merupakan guru yang akan berguna [ bagi orang lain ] meski tanpa ada ucapan, bi idznillah. Dan keteladanan akan membimbing dan menasihati kendati tanpa penjelasan [ melalui lisan ] .. Karena orang selalu bisa mempelajari lebih banyak melalui sesuatu yang mereka lihat dari pada yang hanya mereka dengar.” (Iyqazhu Ulil Himam, hlm. 73)

— Jalur Masjid Agung @ Kota Raja
— Hari Ahadi, (10:25) 30 Jumadil Akhir 1440 / 07 Maret 2019

Asy-Syaikh Abdul Aziz As-Salman rahimahullah menyatakan,

ولهذا قيل خير النصح افعل كما أفعل لا كما أقول

“Pernah ada sebuah pernyataan [ hikmah ], ‘Nasihat terbaik adalah lakukanlah seperti yang saya lakukan! Bukan lakukanlah seperti yang saya ucapkan!’.” (Iyqazhu Ulil Himam, hlm. 73)

Artinya, nasihat terbaik ialah yang beriring dengan suri tauladan dari yang memberi nasihat. Jangan menuntut terlalu banyak perubahan dari orang tercinta kita bila kita hanya memberikan nasihat melalui lisan namun nol teladan.

— Jalur Masjid Agung @ Kota Raja
— Hari Ahadi, (10:20) 30 Jumadil Akhir 1440 / 07 Maret 2019

Berkata Aun bin Abdillah rahimahullah,

ما أحسب أحدًا تفرّغ لعيوب الناس إلا من غفلةٍ غفلها عن نفسه

“Aku memandang, bahwa tidaklah seseorang sibuk membicarakan aib orang-orang melainkan disebabkan kelalaian yang ada pada dirinya.” (Ash-Shamtu, 198)

— Tepian Mahakam @ Kota Raja
— Hari Ahadi, (10:25) 23 Jumadil Akhir 1440 / 28 Februari 2019

Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda,

التَّاجِرُ الصَّدُوقُ الْأَمِينُ مَعَ النَّبِيِّينَ، وَالصِّدِّيقِينَ، وَالشُّهَدَاءِ

“Seorang pedagang jujur dan amanah akan digolongkan bersama para nabi, para shiddiqin, serta orang-orang yang mati syahid.” -SHAHIH LI GHAIRIH- (Shahih At-Targhib, 1782) HR. At-Tirmidzi (1209)

— Ma’had Ibnul Mubarak @ Kota Tepian
— Hari Ahadi, (13:22) 25 Jumadil Akhir 1440 / 02 Maret 2019

Aun bin Abdillah rahimahullah mengatakan,

إذا أزرى أحدكم على نفسه، فلا يقول: ما في خير، فإنّ فينا الوحيد، ولكن ليقل: قد خشيت أن يهلكني ما في من
الشر

“Jika salah satu di antara kalian mencela diri sendiri¹, janganlah dia mengucapkan, ‘Saya tidak ada baiknya!’

Disebabkan kita masih memiliki tauhid. Tapi hendaklah dia mengucapkan, ‘Saya khawatir binasa disebabkan kejelekan yang ada padaku’.” (Syu’ab Al Iman, 7109)

¹ Jika pada diri sendiri pun jangan; apalagi kepada orang lain.

— Tepian Mahakam @ Kota Raja
— Hari Ahadi, (10:40) 23 Jumadil Akhir 1440 / 28 Februari 2019

Imam Syafi’i rahimahullah berkata,

إن لم يكن الفقهاء أولياء الله في الآخرة، فما لله ولي

“Jika ulama bukan wali Allah di akhirat; maka tentunya Allah tidak memiliki wali lain.” (Al-Faqih wa Al-Mutafaqqih, 138)

— Tepian Mahakam @ Kota Raja
— Hari Ahadi, (10:05) 23 Jumadil Akhir 1440 / 28 Februari 2019

Cukup berusaha dan tawakkal-lah. Asy-Syaikh Abdul Aziz As-Salman rahimahullah pernah mengisahkan,

شكى أحدهم إلى عالم كثرة العيال وقلة الرزق فقال : ارجع إلى بيتك ، فمن ليس رزقه على الله فاطرده عنك

“Ada seseorang yang mengadu pada seorang ulama disebabkan anggota keluarganya yang banyak namun penghasilannya sedikit. Lalu ulama tadi mengatakan, ‘Kembalilah ke rumahmu! Lalu usirlah siapapun yang rizki-nya tidak Allah tanggung.'” (Iyqazhu Ulil Himam, hlm. 36)

Ada? Tentu saja tidak.

— Jalur Masjid Agung @ Kota Raja
— Hari Ahadi, (08:40) 23 Jumadil Akhir 1440 / 28 Februari 2019