![]() |
| HUKUM MENGUCAPKAN DAN MENJAWAB SALAM BAGI KUMPULAN BEBERAPA ORANG |
وَعَنْ عَلِيٍّ – رضي الله عنه – قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم -: «يُجْزِئُ عَنِ الْجَمَاعَةِ إِذَا مَرُّوا أَنْ يُسَلِّمَ أَحَدُهُمْ، وَيُجْزِئُ عَنِ الْجَمَاعَةِ أَنْ يَرُدَّ أَحَدُهُمْ» رَوَاهُ أَحْمَدُ وَالْبَيْهَقِيُّ
Dari Ali radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata,
‘Rasulullah ﷺ bersabda,
“Sah bagi sekumpulan orang yang lewat jika yang mengucapkan salam hanya salah satunya saja. Dan sah pula bagi sekumpulan orang jika yang menjawab salam hanya satu orang.” HR. Ahmad dan al-Baihaqi¹
¹ SHAHIH (Shahih al-Jami’, 8023). Hadits ini juga diriwayatkan oleh Abu Dawud (5210)
Al-Allamah Abdul Aziz bin Baaz menjelaskan,
وهو يدل على أن البدء والجواب فرض كفاية، وأنه إذا كانوا جماعة وبدأ أحدهم کفى، وإذا سلموا جميعا فهو أفضل وأفضل. وهكذا الجواب: إذا أجاب بعضهم کفى، وإذا أجابوا جميعا كان أفضل وأفضل، لكونهم شاركوا في العبادة وساهموا فيها، وسارعوا لها بدءا وإجابة
“Hadits ini menunjukkan;
– bahwa hukum memulai dan menjawab salam ialah fardhu kifayah,
– dan jika mereka terdiri dari beberapa orang, lalu salah satu yang mengucapkan salam, maka ini mencukupi. Tapi jika mereka semua mengucapkan salam, maka ini jauh lebih utama.
– Demikian juga dalam masalah menjawab salam. Jika hanya salah satu dari mereka yang menjawabnya, maka telah mencukupi. Tapi jika semuanya menjawab salam, maka ini jauh lebih baik. Dikarenakan semuanya jadi bergabung dalam ibadah (ucapan salam) dan bersegera melakukannya, baik memulai salam atau menjawabnya.” (Syarah Kitab al-Jami’, hlm. 42)
Di antara bentuk penerapannya;
– DALAM MASALAH MENGUCAPKAN SALAM:
Apabila ada beberapa orang yang datang bersama-sama ke suatu undangan, maka jika hanya satu orang saja yang mengucapkan salam, maka ini tidak masalah. Tidak harus satu persatu mengucapkan salam.
– DALAM MASALAH MENJAWAB SALAM:
Ada beberapa orang yang sedang duduk berkumpul, kemudian datang seseorang dan mengucapkan salam, di kondisi ini cukup jika sudah ada satu orang yang menjawab salam, tidak harus semuanya.
— Jalur Masjid Agung @ Kota Raja
— Hari Ahadi [Pembahasan hadits ke 8 Kitab al-Jami’ dari Bulughul Maram]
