![]() |
| NIKMAT HAKIKI ADA DI SURGA |
Allah ta‘ala berfirman,
إِنَّ ٱلْأَبْرَارَ لَفِى نَعِيمٍ ﴿٢٢﴾ عَلَى ٱلْأَرَآئِكِ يَنظُرُونَ ﴿٢٣﴾ تَعْرِفُ فِى وُجُوهِهِمْ نَضْرَةَ ٱلنَّعِيمِ ﴿٢٤﴾ يُسْقَوْنَ مِن رَّحِيقٍ مَّخْتُومٍ ﴿٢٥﴾ خِتَٰمُهُۥ مِسْكٌۚ وَفِى ذَٰلِكَ فَلْيَتَنَافَسِ ٱلْمُتَنَٰفِسُونَ ﴿٢٦﴾ وَمِزَاجُهُۥ مِن تَسْنِيمٍ ﴿٢٧﴾ عَيْنًا يَشْرَبُ بِهَا ٱلْمُقَرَّبُونَ
“Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (surga yang penuh) kenikmatan, mereka (duduk) di atas dipan-dipan melepas pandangan.
Kamu dapat mengetahui dari wajah mereka kesenangan hidup yang penuh kenikmatan. Mereka diberi minum dari khamar murni (tidak memabukkan) yang (tempatnya) masih dilak (disegel), laknya dari kasturi.
Dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba.
Dan campurannya dari tasnm, (yaitu) mata air yang diminum oleh mereka yang dekat (kepada Allah).” (Q.S. Al-Muthaffifin: 22-28)
_________
• Firman Allah, (( إِنَّ ٱلْأَبْرَارَ / Sesungguhnya orang-orang yang berbakti… )): Al-Abrar ialah orang-orang yang berbuat baik dan meninggalkan dosa-dosa. Artinya untuk masuk surga dan mendapatkan rahmat Allah, kita harus berusaha dengan beramal kebaikan.
• Arti, (( لَفِى نَعِيمٍ / benar-benar berada dalam kenikmatan )): Yaitu nikmat hati dan jasmani.
• Kenikmatan yang diterangkan dalam ayat di atas ialah kenikmatan besar. Kenikmatannya melebihi seluruh nikmat dunia yang pernah kita rasakan, ditambah yang belum pernah kita rasakan. Benar-benar tidak ada nikmat dunia yang sebanding dengannya.
Untuk nikmat dunia yang sebentar saja, kita harus berusaha.
Melihat pemandangan indah, ada perjalanan jauh yang harus ditempuh.
Merasakan makanan yang nikmat, ada harga yang harus dibayar.
Memiliki teman dan sahabat hangat, ada sabar yang harus dicurahkan.
Bersama dengan segala usaha, semua nikmat dunia sebentar. Harus terpisah.
Semuanya sudah jelas. Untuk nikmat yang tak berbatas akhir, harus ada kepatuhan sampai akhir, kesabaran sampai akhir.
وَٱعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّىٰ يَأْتِيَكَ ٱلْيَقِينُ
“Dan sembahlah Tuhanmu sampai ajal datang kepadamu.” (Q.S. Al-Hijr: 99)
Referensi:
– Syarah Riyadhus Shalihin, 4/942-943.
– ‘Aun ar-Rahman fi Tafsir al-Qurʼan, 24/141.
— Hari Ahadi, 05 Dzulqaʼdah 1443 / 05 Juni 2022
Penjelasan Bab: Kenikmatan yang Allah Persiapkan untuk Para Penghuni Surga | Kitab Riyadhus Shalihin
