![]() |
| BILA MEMUNGKINKAN, PILIH KAMIS SEBAGAI HARI KEBERANGKATAN |
Yakni di perjalanan yang kita bisa mengaturnya sendiri; seperti mudik, rekreasi, ataupun yang lainnya. Hampir tiap kali safar, Nabi Muhammad ﷺ mengawali keberangkatannya di hari Kamis,
Ka’ab bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata,
لَقَلَّمَا كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْرُجُ إِذَا خَرَجَ فِيْ سَفَرٍ إلاَّ يَوْمَ الْخَمِيْسِ
“Jarang sekali Rasulullah ﷺ melakukan suatu perjalanan kecuali dilakukan pada hari Kamis.” HR. Al-Bukhari (2949)
Ka’ab juga berkata,
كان ﷺ يستحِبُّ أن يسافِرَ يومَ الخميسِ
“Rasulullah ﷺ menyukai melakukan keberangkatan pada hari Kamis.” -SHAHIH- (Shahih al-Jami’, 4950) HR. Ahmad (27175)
Imam ash-Shan’ani rahimahullah menerangkan,
أنه ينبغي تحري خروج يوم الخميس اقتداء به – صلى الله عليه وسلم –
“Sepantasnya untuk mengupayakan keberangkatan di hari Kamis dalam rangka meneladani Nabi Muhammad ﷺ.” (At-Tanwir, VIII/547)
— Jalur Masjid Agung @ Kota Raja
— Hari Ahadi [Draft buku Bekal Muslim dalam Perjalanan]
