HARUSKAH MEMBASUH KAKI PALSU SAAT BERWUDHU

Asy-Syaikh Nashir Al-Albani rahimahullah menjelaskan,

هذه ليست رجلاً يجب غسلها أو يجب مسحها، لذلك بس الرجل السليمة

“Kaki buatan tidak dihukumi sebagai kaki yang harus dicuci atau diusap. Oleh sebab itu cukup pada kaki yang sesungguhnya saja.” (Jami’ Turats Al-Allamah Al-Albani fil Fiqh, I/206)

— Jalur Masjid Agung @ Kota Raja
— Hari Ahadi, (08:42) 27 Sya’ban 1440 / 03 Mei 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *