![]() |
| HUKUM SHALAT JUM’AT BAGI PENJAGA KEAMANAN |
Al-Allamah Abdul Aziz bin Baaz rahimahullah mengatakan,
الحراسة عذر ، فالحارس على الشيء المهم الذي يخشى عليه ليس له أن يدعه ويذهب إلى صلاة الجمعة والجماعة ، بل عليه أن يصلي في محله ، ويسقط عنه حضور الجمعة والجماعة في هذه الحالة ، إلا إذا وجد من ينوب عنه ممن لا جمعة عليه ، كالمملوك والنساء وأشباه ذلك” انتهى
“Tugas menjaga termasuk udzur. Sehingga orang yang jadi penjaga perkara penting yang dikhawatirkan keamanannya tidak boleh meninggalkan tugasnya tersebut untuk pergi melaksanakan shalat berjamaah atau Jum’atan.
Bahkan dia mesti shalat di tempat jaganya dan gugur kewajiban shalat Jum’at dan berjamaah darinya. Kecuali jika ada orang yang bisa menggantikan tugasnya dari kalangan orang yang tidak punya kewajiban shalat Jum’at seperti budak, para wanita, atau yang semisal.” (Fatawa Nuur ‘alad Darb, XII/437)
— Jalur Masjid Agung @ Kota Raja
— Hari Ahadi, (09:00) 19 Shafar 1441 / 18 Oktober 2019
