JIKA PUJIAN HADIR TANPA DIHARAPKAN

1 menit baca
JIKA PUJIAN HADIR TANPA DIHARAPKAN
JIKA PUJIAN HADIR TANPA DIHARAPKAN

Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu berkata, ‘Ada yang bertanya kepada Rasulullah ﷺ,

أَرَأَيْتَ الرَّجُلَ يَعْمَلُ الْعَمَلَ مِنَ الْخَيْرِ وَيَحْمَدُهُ النَّاسُ عَلَيْهِ قَالَ « تِلْكَ عَاجِلُ بُشْرَى الْمُؤْمِنِ»

Bagaimana pendapat Anda dengan orang yang melakukan suatu kebaikan, lalu setelah itu dia mendapatkan pujian orang-orang. Nabi ﷺ mengatakan, “Itu adalah berita gembira yang disegerakan untuk orang beriman.” HR. Muslim (2642)

Imam Nawawi rahimahullah menerangkan,

هَذِهِ الْبُشْرَى الْمُعَجَّلَةُ لَهُ بِالْخَيْرِ وَهِيَ دَلِيلٌ عَلَى رِضَاءِ اللَّهِ تَعَالَى عَنْهُ وَمَحَبَّتِهِ لَهُ فَيُحَبِّبُهُ إِلَى الْخَلْقِ

“Berita gembira yang disegerakan bagi orang beriman ini merupakan pertanda bahwa Allah meridhai dan mencintainya. Hingga Allah pun membuat makhluk juga menyukai orang itu.” (Syarah Shahih Muslim, XVI/189)

— Jalur Masjid Agung @ Kota Raja
— Hari Ahadi [Mutiara Hikmah Kehidupan Salafus Shalih]