SANGAT BAIK JIKA KELUAR RUMAH DALAM KEADAAN WUDHU

1 menit baca
SANGAT BAIK JIKA KELUAR RUMAH DALAM KEADAAN WUDHU
SANGAT BAIK JIKA KELUAR RUMAH DALAM KEADAAN WUDHU

Asy-Syaikh Muhammad Al-Utsaimin berkata,

أن الإنسان ينبغي إذا خرج من بيته أن يكون متوضئا لأجل أن يكون مستعدا للصلاة وهو خارج البيت فإذا جاء وقت الصلاة وهو في مكان لا يوجد فيه ماء كان على طهارة وصلي وإذا حضرت جنازة صلى عليها وهو خارج البيت أو على الأقل يكون على طهر، لأن كون الإنسان على طهور أفضل من أن يكون على غير طهر وربما أيضا يحصل له الموت في هذا الوقت فيكون على طهر فالإنسان يحرص ما استطاع أن يكون على طهر لا سيما إذا خرج من بيته

“Sepantasnya bagi orang yang keluar rumah dia berada dalam kondisi wudhu. Sehingga dia;

√ dalam keadaan siap untuk shalat saat berada di luar rumah, ketika tiba waktu shalat dan ia di tempat yang tidak ada airnya dia sudah dalam keadaan suci dan bisa shalat.

√ ketika ada yang meninggal dunia dia bisa (langsung) ikut men-shalat-kannya meski dia sedang berada di luar rumah.

√ atau setidaknya (jika dia berwudhu dari rumah), kondisinya dalam keadaan suci. Karena kondisi seseorang dalam keadaan suci lebih utama daripada tidak di kondisi suci.

√ dan bisa saja mungkin dia meninggal pada saat berada di luar dan meninggalnya ia pun dalam keadaan suci.

Maka sepatutnya seseorang untuk bersemangat semaksimal yang dia mampu untuk berada di kondisi suci dan terlebih lagi pada saat keluar rumah.” (Syarah Riyadhus Shalihin, IV/126)

— RTQ Imam Adz-Dzahabi @ Balikpapan
— Hari Ahadi, (12:18) 09 Jumadil Awal 1441 / 05 Januari 2020