![]() |
| TIMBANGAN YANG PERTENGAHAN DALAM TIAP AKTIVITAS |
Al-Allamah Yahya bin Aktsam rahimahullah pernah didatangi oleh seseorang saat beliau menjadi seorang Qadhi, lalu orang tersebut bertanya,
أصلح الله القاضي كم آكل؟ قال: فوق الجوع ودون الشبع
فقال: فكم أضحك؟ قال: حتى يسفر وجهك ولا يعلو صوتك
قال: فكم أبكي؟ قال: لا تمل من البكاء من خشية الله تعالى
قال فكم أخفي عملي؟ قال: ما استطعت
قال: فكم أظهر منه؟ قال: مقدار ما يقتدي بك البر الخير ويؤمن عليك قول الناس
Penanya, ‘Semoga Allah selalu memperbagus keadaan Qadhi, berapa banyak sebaiknya saya makan?’
Yahya bin Aktsam, ‘Seukuran menghilangkan lapar, tidak sampai kenyang.’
Penanya, ‘Seukuran apa saya boleh tertawa.’
Yahya bin Aktsam, ‘Hingga tampak bersinar wajahmu namun tidak nyaring suara tawamu.’
Penanya, ‘Hingga batas apa saya bisa menangis?’
Yahya bin Aktsam, ‘Jangan bosan untuk selalu menangis karena takut kepada Allah.’
Penanya, ‘Berapa amalan yang harus saya sembunyikan?’
Yahya bin Aktsam, ‘(Sembunyikan) semaksimal kesanggupanmu.’
Penanya, ‘Yang boleh saya tampakkan?’
Beliau menjelaskan, ‘Sebatas orang baik bisa meneladani dan kamu bisa merasa aman dari sanjungan manusia.'” (Wafayat al-A’yan, VI/151)
— Jalur Masjid Agung @ Kota Raja
— Hari Ahadi [Mutiara Hikmah Kehidupan Salafus Shalih]
