![]() |
| TURUNNYA NIKMAT ALLAH DENGAN SEBAB ISTIGHFAR |
Allah ta’ala berfirman [menghikayatkan ucapan Nabi Nuh kepada kaumnya],
فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا
“Aku katakan kepada mereka, ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun.” QS. Nuh: 10
Di ayat selanjutnya,
يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًا ۞ وَيُمْدِدْكُم بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَل لَّكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَل لَّكُمْ أَنْهَارًا
“Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun, mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” QS. Nuh: 11-12
Imam al-Qurthubi rahimahullah menerangkan,
فِي هَذِهِ الْآيَةِ وَالَّتِي فِي” هُودٍ” دَلِيلٌ عَلَى أَنَّ الِاسْتِغْفَارَ يُسْتَنْزَلُ بِهِ الرِّزْقُ وَالْأَمْطَارُ
“Ayat ini dan yang ada di surah Hud [ayat 52] merupakan dalil bahwa istighfar ialah bentuk upaya permohonan agar diturunkan rizki dan hujan.” (Al-Jami’ li Ahkam Al-Qur’an, XVIII/302)
— Jalur Masjid Agung @ Kota Raja
— Hari Ahadi [Mutiara Hikmah Salafus Shalih || Taubat]
