MATI MENDADAK!!!

      Itu biasanya kalimat yang kita bahasakan ketika dengar kabar ada orang yang entah sakit apa, tahu-tahu meninggal. Yang setelah diteliti, apakah itu karena sakit jantung atau apapun, entah.

      Jujur, secara pribadi, ana termasuk orang yang bergidik takut kalau membayangkan mati mendadak, tahu lah ya pasti, gimana kira-kira kalau kita meninggal gitu aja tiba-tiba, kan serba susah sepertinya. Tapi kalau diizinkan untuk jujur lagi, setelah baca pernyataan sahabat nabi, Abdullah bin Mas’ud, tentang mati mendadak. Jadinya hati merasa sedikit lebih siap kalau sewaktu-waktu dengan tiba-tiba Malaikat Maut menjemput.

Ucapan Abdullah bin Mas’ud itu seperti ini,

موت الفجأة تخفيف على المؤمن وأسف على الكافر

“Mati mendadak ialah keringanan yang Allah berikan untuk orang beriman namun duka cita bagi orang kafir.” –SHAHIHRiwayat Ibnu Abi Syaibah

Di riwayat lain, ujar beliau,

مَوْتُ الْفُجَاءَةِ رَأْفَةٌ بِالْمُؤْمِنِ، وَأَسَفٌ عَلَى الْفَاجِرِ

“Kamatian tiba-tiba ialah bentuk sayang Allah kepada orang beriman. Duka cita bagi pendosa.” –SHAHIHRiwayat Ibnu Abi Syaibah (12007)

[Ucapan Ibnu Mas’ud di atas ialah faedah dari asy-Syaikh Arafat al-Muhammadi]

      Inti pelajarannya, jadikan posisi kita selalu dalam kondisi ready atau siap kapanpun untuk meninggalkan dunia kita ini. Ada waktu kosong tanpa aktivitas gerakkanlah sedikit bibir itu untuk berdzikir. Semoga Allah istiqamah-kan.

— @ RS-AMP
— Hari Ahadi, (07:30) 23 Sya’ban 1441 / 17 April 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *