![]() |
| AKHLAK MULIA TERMASUK KEBAIKAN PALING BESAR |
Maka orang yang bersemangat dalam melakukan amal shalih jangan sampai melupakan akhlak yang baik. Karena akhlak baik merupakan salah satu pintu amal terbesar.
Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan berkata,
أَنّ حُسنَ الخُلُقِ نَوعٌ عَظيمٌ مِن أنواع البرّ، وَلَيْسَ أنّ البرَّ كُلَّهُ محَصُورٌ في حُسنِ الخُلقِ، وَإِنَّمَا حُسنُ الخُلق هُوَ أغظَمُ أنواع البر
“Sabda beliau ﷺ, ‘Kebajikan itu ialah akhlak yang baik‘ maknanya; akhlak baik merupakan satu bentuk kebajikan besar dari berbagai jenis kebajikan yang ada. Bukan maknanya bahwa kebajikan terbatas pada akhlak baik saja. Tapi maknanya akhlak baik ialah jenis kebajikan yang terbesar.” (Al-Minhah ar-Rabbaniyyah, hlm. 218)
Nabi Muhammad ﷺ banyak menyebutkan tentang balasan untuk orang yang punya akhlak baik. Di antaranya, derajat orang yang akhlaknya baik akan menyamai mereka yang rajin shalat malam dan puasa sunnah.
Nabi Muhammad ﷺ bersabda,
إِنَّ الْمُؤْمِنَ يُدْرِكُ بِحُسْنِ خُلُقِهِ دَرَجَاتِ قَائِمِ اللَّيْلِ صَائِمِ النَّهَارِ
“Seorang mukmin dengan akhlak baiknya benar-benar mendapatkan derajat orang yang shalat malam dan puasa di siang hari.” (Shahih al-Jami’, 1620)
Allah paling cinta dengan hamba-Nya yang memiliki akhlak mulia.
Rasulullah ﷺ bersabda,
أحب عباد الله إلى الله أحسنهم خلقا
“Hamba yang paling Allah cintai adalah yang paling bagus akhlaknya.” -SHAHIH- (Shahih al-Jami’, 179) HR. Ath-Thabrani (Al-Kabir, 471)
Akhlak mulia juga memiliki kelebihan dari sisi beratnya ketika nanti ditimbang di akhirat. Sampai-sampai, Nabi Muhammad ﷺ bersabda,
مَا مِنْ شَيْءٍ يُوضَعُ فِي الْمِيزَانِ أَثْقَلُ مِنْ حُسْنِ الْخُلُقِ
“Tidak ada satu amal pun yang lebih berat ketika ditimbang melebihi akhlak mulia.” -SHAHIH- (Ash-Shahihah, 876) HR. At-Tirmidzi (2003) dan Abu Dawud (4799)
Bahkan, Rasulullah ﷺ menjamin surga tertinggi bagi orang yang memiliki akhlak terpuji.
Beliau ﷺ bersabda,
أَنَا زَعِيْمُ بَيْتٍ فِيْ رَبْضِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْمِرَاءَ وَإِنْ كَانَ مُحِقًّا ، وَبَيْتٍ فِي وَسْطِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْكَذِبَ وَإِنْ كَانَ مَازِحاً ، وَبَيْتٍ فِي أَعْلَى الْجَنَّةِ لِمَنْ حَسُنَ خُلُقُهُ
“Aku penjamin suatu rumah di surga yang paling bawah bagi orang yang meninggalkan debat walaupun dia benar.
Aku penjamin suatu rumah di surga bagian tengah bagi orang yang tidak berdusta walaupun bercanda.
Dan aku penjamin sebuah rumah di surga yang paling tinggi bagi orang yang bagus akhlaknya.” -HASAN LI GHAIRIHI- (Ash-Shahihah, 273) HR. Abu Dawud (4800)
Masih banyak manfaat lain yang akan hadir dengan akhlak terpuji yang dimiliki seseorang.
Asy-Syaikh Shalih al-Fauzan berkata,
فَحُسنُ الخلقِ يَسْتَمِلُ عَلَى خَيْرَاتٍ كثيرة، وَيُكسبُ محَبَةَ النّاس لِصَاحِبِ الخُلقِ الحَسَنِ، وَأَيْضًا إِذَا كَانَ الدّاعية ذا خُلق حَسَنٍ أدّى ذَلِكَ إلى هداية النّاس بِقَبُولِ دَعْوَتِهِ، وَهَذَا هُوَ أَعْلَمُ أنواع البر
“Akhlak terpuji mengandung banyak kebaikan dan akan membuat manusia suka kepada orang yang memiliki akhlak baik. Ditambah lagi, apabila dia seorang da’i yang mempunyai akhlak baik maka bisa mengantarkan orang dapat hidayah dengan diterimanya dakwah yang dia sampaikan. Dan ini jenis kebajikan paling besar.” (Al-Minhah ar-Rabbaniyyah, hlm. 219)
Artikel lengkapnya di sini: https://www.nasehatetam.net/lakukanlah-kebaikan-dan-jauhi-dosa/
— Jalur Masjid Agung @ Kota Raja
— Hari Ahadi [ Penggalan pembahasan hadits ke 3 dari Kitab al-Jami’ dari Bulughul Maram ]
