MENGEJAR KEMULIAAN DENGAN BELAJAR DAN MENGAMALKAN AL-QUR’AN

1 menit baca
MENGEJAR KEMULIAAN DENGAN BELAJAR DAN MENGAMALKAN AL-QUR’AN
MENGEJAR KEMULIAAN DENGAN BELAJAR DAN MENGAMALKAN AL-QUR’AN

وعن عمر بن الخطاب رضي الله عنه أنَّ النبي صلى الله عليه وسلم قَالَ: ((إنَّ اللهَ يَرْفَعُ بِهَذَا الكِتَابِ أَقْوَامًا وَيَضَعُ بِهِ آخرِينَ)). رواه مسل.

Dari Umar bin Khatthab radhiyallahu ‘anhu,

Nabi Muhammad ﷺ bersabda,

“Sesungguhnya Allah mengangkat sebagian orang dengan sebab Al-Qur’an dan menjadikan sebagian yang lain rendah juga dengan sebab Al-Qur’an.” HR. Muslim

Asy-Syaikh Faishal alu Mubarak berkata,

يعني من عمل بالقرآن رفعه الله في الدنيا والآخرة، ومن ضيَّع حدوده وضعه الله وإنْ كان شريفًا

“Makna hadits ini, barang siapa yang mengamalkan Al-Qur’an, maka Allah akan mengangkat kedudukannya di dunia dan akhirat. Dan siapa yang mengabaikan aturan dalam Al-Qur’an, niscaya Allah akan merendahkannya meski dia orang yang terhormat.” (Tathriz Riyadhus Shalihin, hlm. 581)

Asy-Syaikh Muhammad Ali Adam al-Ityubi hafizhahullah berkata,

بيان أن من قرأ كتاب الله، وعمل بمقتضاه، مخلصًا رفعه الله تعالى فوق كثير من عباده المؤمنين، ومن قرأه مرائيًا، غير عامل به، وضعه الله أسفل السافلين

“Di hadits ini terdapat penjelasan bahwa orang yang membaca Al-Qur’an, mengamalkan kandungannya, dan ikhlas dalam menjalankannya, Allah akan mengangkat derajatnya di atas kebanyakan hamba-hamba Allah yang beriman lainnya. Sedangkan orang yang membaca Al-Qur’an karena bermaksud pamer dan dia tidak mengamalkannya, maka Allah akan merendahkannya ke tempat yang paling hina.” (Masyariq al-Anwar al-Wahhajah, IV/302)

— Jalur Masjid Agung @ Kota Raja
— Hari Ahadi [Pembahasan hadits-hadits Bab Keutamaan Beragam Amal Shalih || Kitab Riyadhus Shalihin]