![]() |
| KAPAN BAGUSNYA BACA AL-KAHFI DI HARI JUM’AT |
Ditanyakan kepada Asy-Syaikh Muhammad Al-‘Utsaimin rahimahullah,
أَيُّهما أَفْضَلُ يَوْمَ الجُمُعَةِ: قِرَاءَةُ سُورَةِ الكَهْفِ في الصباحِ، أَمْ بَعْدَ صلاةِ الجُمُعَةِ؟
Mana yang lebih utama saat membaca surah Al-Kahfi di hari Jum’at? Setelah subuh atau setelah Jum’atan?
Beliau menjawab,
لا فَـرْقَ بين الصُّبْح ومَا بعْـد الصَّـلاةِ، لكِـنْ كُلَّما تَقَـدَّمَ الإنسانُ في العملِ الصَّالـحِ فهـو أَوْلَى؛ فـرُبَّما إذا أخَّرَها إلى آخِرِ النهارِ شَغَلَهُ شيءٌ أو نَسِيَ قراءَتَها
“Tidak ada bedanya antara setelah subuh atau setelah Jum’atan. Akan tetapi, makin segera seseorang melakukan suatu amal maka itu makin utama. Karena kadang, jika dia tunda membacanya hingga akhir siang tiba-tiba ada halangan atau malah jadi lupa.” (Fatawa ‘alath Thariq, hlm. 303)
Kesimpulannya cukup jelas, makin cepat makin baik. Semoga dimudahkan.
— Jalur Masjid Agung @ Kota Raja
— Hari Ahadi, (10:15) 17 Syawal 1440 / 21 Juni 2019
