![]() |
| AKHLAK BAIK PADA SESAMA |
Lalu bagaimana dengan akhlak baik kepada sesama? Cakupannya pada 4 hal. Dari 4 hal ini bercabang banyak sekali bentuk bentuk akhlak baik.
Asy-Syaikh Muhammad al-Utsaimin mengatakan,
أما حسن الخلق مع الناس فقد سبق أنه : بذل الندى، وكف الأذى، والصبر على الأذى، وطلاقة الوجه
“Sudah lewat tentang makna berakhlak baik kepada manusia, yaitu;
– memberi,
– tidak mengganggu,
– sabar saat diganggu,
– dan berwajah ceria saat bertemu.” (Syarah Arba’in, hlm. 294)
1. Memberi bisa dengan memberi harta, pinjaman uang, bantuan tenaga, dukungan moril, dan yang semisal ini.
2. Tidak mengganggu yaitu tidak menjahili, tidak mengoloknya, tidak memukulnya, tidak menakut-nakutinya, dan seterusnya.
3. Saat dia mengganggu kita entah dengan ucapan atau sikap, kita bersabar dan memaafkan jika dia memang berhak dimaafkan.
Imam Al-Hasan al-Bashri rahimahullah berkata,
كانوا يقولون؛ أفضل أخلاق المؤمنين العفو
“Dahulu para salaf mengatakan, ‘Akhlak orang beriman yang paling utama ialah memaafkan’.” (Az-Zuhd oleh Imam Ahmad, hlm. 233)
4. Saat bertemu, dia menampakkan wajah ceria pada orang-orang. Dan tentunya, bukan kepada lawan jenis yang bukan mahramnya.
Ini semua sebatas penggambaran, sebab akhlak terpuji pada sesama manusia memiliki banyak sekali bentuk.
Al-Allamah Ibnu Baaz berkata,
يدل على فضل حُسن الخلق، وعدم الغلظة، وعدم الاكفهار، وعدم العبس
“Hadits ini menunjukkan keutamaan akhlak yang baik, tidak kasar, dan tidak bermuka masam atau cemberut.” (Transkrip Syarah Riyadhus Shalihin, dari situs beliau)
Semoga kita bisa mengamalkannya.
Artikel lengkapnya di sini: https://www.nasehatetam.net/lakukanlah-kebaikan-dan-jauhi-dosa/
— Jalur Masjid Agung @ Kota Raja
— Hari Ahadi [ Penggalan pembahasan hadits ke 3 dari Kitab al-Jami’ dari Bulughul Maram ]
