![]() |
| HAKIKAT PUASA YANG SESUNGGUHNYA |
Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baaz rahimahullah mengatakan,
“Sesungguhnya puasa menghimpun dua hal, yaitu menghimpun antara;
1. meninggalkan makan, minum, dan pembatal-pembatal puasa; dan
2. menahan diri dari hal-hal yang Allah haramkan pada seluruh waktu. Sebab di bulan Ramadhan seluruh perbuatan yang haram konsekuensinya menjadi lebih berat.
Jadi orang yang berpuasa dengan sempurna ialah orang yang;
– meninggalkan perbuatan yang Allah haramkan ketika berpuasa; seperti makan, minum, dan pembatal puasa lainnya dalam rangka mengharap rahmat Allah, ampunan-Nya, dan menjalankan perintah-Nya,
– sekaligus meninggalkan hal yang Allah haramkan, yaitu segala bentuk maksiat.
Inilah hakikat puasa! Puasa yang sempurna.” (Syarah Wazha’if Ramadhan, hlm. 65)
— Hari Ahadi
— Draft buku “Panduan Ibadah di Bulan Suci”
