![]() |
| KITAB AL-FADHA’IL BAB KEUTAMAAN MEMBACA AL-QURAN Bag.1 |
Hadits 1
عن أَبي أُمَامَةَ رضي الله عنه قال: سَمِعْتُ رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: ((اقْرَؤُوا القُرْآنَ؛ فَإنَّهُ يَأتِي يَوْمَ القِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِهِ)). رواه مسلم
Dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu, beliau menyampaikan, ‘Saya mendengar Rasulullah ﷺ bersabda,
“Bacalah Al-Qur’an! Sebab Al-Qur’an akan datang pada hari kiamat untuk memberikan syafa’at bagi pembacanya.” HR. Muslim¹
¹ (804)
PELAJARAN DARI HADITS
1. ‘Bacalah Al-Qur’an!’: Anjuran agar rajin membaca Al-Qur’an.
Imam Nawawi rahimahullah berkata,
اعلم أن تلاوة القرآن هي أفضل الأذكار، والمطلوب القراءة بالتدبر… ينبغي أن يحافظ على تلاوته ليلًا ونهارًا، سفرًا وحضرًا
“Ketahuilah! Sesungguhnya membaca Al-Qur’an ialah dzikir yang paling utama, dan yang diinginkan ialah membaca dengan penghayatan.. Maka sepatutnya, seseorang senantiasa membaca Al-Qur’an siang malam, ketika safar ataupun mukim.” (Al-Adzkar, hlm. 187)
Beliau juga menyatakan,
فينبغي المداومة عليها، فلا يُخلي عنها يومًا وليلة، ويحصل له أصلُ القراءة بقراءة الآيات القليلة
“Sepantasnya agar selalu membaca Al-Qur’an, jangan sampai lewat satu hari atau satu malam (tanpa membaca Al-Qur’an). Dan seseorang telah disebut ‘membaca Al-Qur’an’ meski hanya dengan membaca sedikit ayat.” (Al-Adzkar, hlm. 198)
Dan tentunya, jika jumlah yang dibaca dan ditadabburi lebih banyak, maka lebih baik. Bagi seorang pekerja, hanya dengan waktu 5 atau 10 menit ia sudah bisa membaca satu atau dua halaman mushaf Al-Qur’an, ditambah dengan upaya penghayatan, benar-benar menjadi amalan luar biasa.
Dalil-dalil lain tentang keutamaan membaca Al-Qur’an akan kita temui di hadits-hadits berikutnya yang dibawakan oleh Imam Nawawi.
— Jalur Masjid Agung @ Kota Raja
— Hari Ahadi [Pembahasan hadits-hadits Bab Keutamaan Beragam Amal Shalih || Kitab Riyadhus Shalihin]
