YANG KHAS DARI SAFAR [Bag. 3]

1 menit baca
YANG KHAS DARI SAFAR  [Bag. 3]
YANG KHAS DARI SAFAR [Bag. 3]

3. Allah memberikan banyak keringanan dalam ibadah ketika sedang safar.

Dan Allah menyukai jika keringanan yang Dia berikan dilakukan oleh hamba-Nya.

• Nabi Muhammad ﷺ bersabda,

إن اللهَ يُحبُّ أن تُؤتَى رُخصُه كما يكرهُ أن تُؤتَى معصيتُه

“Sesungguhnya Allah menyukai apabila keringanan-keringanan-Nya dilakukan seperti halnya Allah membenci jika larangan-Nya dikerjakan.” -SHAHIH- (Al-Irwa’, 564) HR. Ahmad (5866)

Berbagai keringanan ketika safar akan kita pelajari pada tempatnya.

4. Pahala amal shalih yang biasa dikerjakan sewaktu mukim terus didapatkan.

• Rasulullah ﷺ bersabda,

إِذَا مَرِضَ الْعَبْدُ أَوْ سَافَرَ، كُتِبَ لَهُ مِثْلُ مَا كَانَ يَعْمَلُ مُقِيمًا صَحِيحًا

“Jika seseorang sakit atau sedang melakukan safar maka ditulis untuknya pahala amalan yang biasa dia lakukan sewaktu tidak safar atau ketika sehat.” HR. Al-Bukhari (2996)

5. Safar ialah waktu mustajab untuk berdoa.

• Nabi Muhammad ﷺ bersabda,

ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ، لَا شَكَّ فِيهِنَّ : دَعْوَةُ الْوَالِدِ، وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

“Tiga doa yang mustajab, tidak diragukan sama sekali, doa orang tua (terkait anaknya), doa seorang musafir, dan doa orang yang terzalimi.” -HASAN LI GHAIRIHI- (Ash-Shahihah, 596) HR. Abu Dawud (1536), at-Tirmidzi (1905), Ibnu Majah (1752)

— Jalur Masjid Agung @ Kota Raja
— Hari Ahadi [Rangkaian pembahasan Bekal Muslim dalam Perjalanan]